Medan, danews.id — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meyakini perguruan tinggi Muhammadiyah akan terus melahirkan calon pemimpin besar Indonesia. Pesan itu disampaikan kepada ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang tengah memulai perjalanan akademiknya.
Keyakinan tersebut disampaikan Listyo Sigit saat memberikan kuliah umum dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMSU Tahun 2026 di Kampus Utama UMSU, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (28/9/2026).
Pada semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027, tercatat sebanyak 6.027 mahasiswa UMSU melakukan registrasi dan herregistrasi. Menurut Kapolri, jumlah tersebut merupakan potensi besar yang perlu dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan mampu mengambil peran dalam menentukan masa depan bangsa.
Kapolri mengatakan mahasiswa UMSU memiliki bekal penting karena tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga penguatan nilai keimanan. Bekal tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan untuk terus mengembangkan kemampuan, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
”Saya yakin bahwa ke depan dari generasi-generasi yang saat ini sedang kuliah pun juga akan menjadi calon-calon pemimpin besar di masa yang akan datang,” kata Listyo Sigit.
Ia menilai Muhammadiyah memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh dan pemimpin nasional. Karena itu, mahasiswa UMSU didorong melanjutkan tradisi tersebut dengan membangun integritas, meningkatkan kompetensi, serta menjaga kepedulian terhadap berbagai persoalan bangsa.
Selain pengembangan sumber daya manusia, Kapolri mengapresiasi perhatian UMSU terhadap isu lingkungan. Menurut dia, kepedulian terhadap lingkungan merupakan salah satu nilai penting yang perlu ditanamkan kepada mahasiswa untuk menghadapi tantangan pembangunan pada masa mendatang.
Kapolri menyoroti posisi strategis mahasiswa baru saat Indonesia memasuki momentum Indonesia Emas 2045. Mahasiswa yang saat ini memulai pendidikan tinggi diperkirakan akan berada pada usia sekitar 38 hingga 39 tahun pada 2045.
Usia tersebut dinilai sebagai periode matang untuk mengambil peran kepemimpinan dan terlibat dalam pengambilan keputusan di berbagai bidang.
”Di tahun 2045 nanti adik-adik berada di usia 38 ataupun 39 tahun. Usia yang cukup matang untuk menjadi generasi-generasi pemimpin yang akan datang,” ujar Kapolri.
Namun, peluang tersebut harus dipersiapkan sejak dini. Kapolri mengingatkan mahasiswa agar bekerja keras, meningkatkan kemampuan beradaptasi, serta tetap berpegang pada nilai moral dan keimanan.
Mahasiswa juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh hoaks dan provokasi serta menjauhi narkotika maupun perilaku lain yang berpotensi merusak masa depan.
Kapolri berharap mahasiswa UMSU dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu menjaga persatuan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berkontribusi membawa Indonesia semakin maju menuju Indonesia Emas 2045.
Kapolri Listyo Sigit di UMSU: Mahasiswa Baru Adalah Calon Pemimpin Indonesia 2045








