DANews.id| Medan – Isu langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi keresahan masyarakat di Kota Medan, sehingga menimbulkan efek Panic Buying dan berakibat antrian panjang di depot – depot pengisian bahan bakar. Tampak di lokasi personel kepolisian dari Satuan Lalulintas Polrestabes Medan mengatur kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan yang berdekatan dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU).
Dikonfirmasi awak media kepada salah seorang warga yang sedang mengantri mengatakan adanya kepanikan lantaran informasinya Bahan Bakar Minyak (BBM) akan langka dikarenakan perang di Timur Tengah. ” Iya bg sudah ada hampir 1 jam ini mengantri, takut juga nanti enggak ada minyak enggak bisa aku kerja, katanya bakalan susah nanti minyak karna perang Israel sama Iran ” pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut reaksi tanggap cepat, Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas langsung menugaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemko Medan, Dr.Drs.Citra Effendi Capah, M.S.P jumat(6/3/2026), untuk berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dengan melakukan pertemuan singkat membahas terkait suplai dan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Medan.
Melalui siaran persnya Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Tito Rivanto Menyampaikan bahwa ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk semua produk khususnya di Kota Medan dalam kondisi aman sampai menjelang Hari Raya dan seterusnya. Tito Rivanto juga menghimbau masyarakat untuk tidak panic buying.
“Ketersediaan stok BBM seluruh produk, khususnya di Kota Medan masih dalam kondisi aman dan akan kami pastikan aman, jadi kami mengharapkan kepada konsumen untuk tidak panik, lakukan pembelian seperti biasa, jangan khawatir mengenai, pertama harga, kedua masalah stok, karna kami akan menjamin ketersediaan BBM di SPBU” pungkas Tito.
Terpisah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemko Medan, Dr.Drs.Citra Efendi Capah, M.S.P menghimbau masyarakat untuk tidak panik terkait isu – isu yang beredar dan melakukan pembelian seperti biasa agar situasi kembali normal. Citra Effendi Capah juga menegaskan akan melakukan pengawasan terhadap pedagang minyak eceran agar tidak memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi sehingga menimbulkan situasi semakin tidak kondusif.
“Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panic buying, dalam pembelian BBM seperti biasa saja yang sewajarnya, dan untuk pedagang eceran jangan memanfaatkan situasi karena kami akan melakukan pengawasan melalui dinas perdagangan” tegas Citra mengakhiri. (DA/01)












