MEDAN | DANews.id — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap turun langsung ke dapur dadakan di Lapangan Taman Cadika, Medan Johor, Minggu (23/8/2026). Keduanya memimpin jajaran pejabat Pemko Medan dalam Lomba Memasak Nasi Goreng yang memeriahkan Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI hari kedua.
Pertama, suasana lapangan mendadak riuh dan dipenuhi aroma harum bumbu masakan. Jajaran pejabat Pemko Medan berkumpul bukan untuk rapat, melainkan mengadu keahlian memasak. Pj Sekda Erfin Fahrurrazi, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, serta seluruh pimpinan OPD ikut berpartisipasi lengkap dengan aksi kocak saat kerepotan mengendalikan api dan bumbu.
Selanjutnya, para peserta berkreasi dengan berbagai bahan unik. Mereka menambahkan nanas, labu, dan bahan lainnya untuk memberikan cita rasa berbeda. Usai memasak, masing-masing peserta menghias dan menyajikan hasil karya terbaik di hadapan juri. Dukungan rekan-rekan membuat suasana semakin heboh dan meriah.
Menurut Rico Waas, lomba ini bukan hanya mencari pemenang, melainkan sarana mempererat kebersamaan seluruh jajaran Pemko Medan beserta keluarga.
“Yang penting adalah kita lihat tadi bapak-bapak semuanya yang masak. Bapak-bapak harus sering masak di rumah juga. Soalnya kita lihat kreasi bapak-bapaknya cantik-cantik, ada yang pakai nanas, ada yang pakai labu, macam-macam. Kreasinya juga bagus-bagus,” kata Rico Waas.
Ditambahkan Rico Waas, rangkaian Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar Pemko Medan untuk merasakan kemeriahan HUT Kemerdekaan RI.
“Kita harapkan bagaimana seluruh rekan-rekan Pemko kita dan keluarga benar-benar merasakan bagaimana semaraknya 17 Agustus, makin mencintai bangsa ini, makin mencintai kota ini, kompak, solid,” ungkap Rico Waas.
“Mudah-mudahan tahun ini kita membuat acara 17 Agustus-an bersama ini menyemarakkan. Mudah-mudahan menjadi minggunya Dirgahayu kita,” pungkas Rico Waas.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap membagikan pengalamannya. Ia mengaku momen ini menjadi pengalaman unik karena kali pertama dalam hidupnya memasak nasi goreng.
“Luar biasa. Pertama kali dalam hidup saya, saya masak nasi goreng,” ujar Zakiyuddin Harahap.
Terakhir, Zakiyuddin menekankan nilai utama kegiatan adalah memupuk kebersamaan. Ia berharap kegiatan serupa ke depannya juga melibatkan keluarga para pegawai, agar hubungan kekeluargaan antardinas semakin erat dan saling mengenal. Semangat kemerdekaan pun terwujud bukan hanya lewat upacara, melainkan lewat kebersamaan yang hangat di tengah keluarga besar Pemko Medan.








