Medan

Rico Waas Tinjau Rehabilitasi RTLH di Medan Tuntungan, 213 Unit Ditargetkan Rampung

×

Rico Waas Tinjau Rehabilitasi RTLH di Medan Tuntungan, 213 Unit Ditargetkan Rampung

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Medan Rico Waas tinjau rehabilitasi RTLH di Medan Tuntungan, pastikan kualitas bangunan dari 213 unit yang ditargetkan — DANews.id
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Medan Airin Rico Waas meninjau pelaksanaan rehabilitasi RTLH di Jalan Bunga Sakura, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (5/8/2026). (Foto/Ist)

MEDAN | DANews.id — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau langsung pelaksanaan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Medan Tuntungan pada Rabu (5/8/2026). Peninjauan ini bertujuan memastikan kualitas pekerjaan sekaligus melihat langsung kondisi rumah warga yang menerima bantuan.

Dalam kunjungan tersebut, Rico Waas didampingi Ketua TP PKK Medan, Airin Rico Waas. Keduanya mendatangi tiga rumah warga, yaitu kediaman Ibu Jaipah dan Ibu Asnah di Jalan Bunga Sakura, Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Selamat, serta kediaman Rasil Pratama Tarigan di Jalan Petunia Raya, Lingkungan II, Kelurahan Namo Gajah.

Rico Waas menegaskan, pihaknya melakukan pengecekan terutama untuk menjamin kualitas bangunan. Ia menemukan sejumlah bagian yang masih perlu disempurnakan, antara lain rumah yang belum dicat maupun hasil pengecatan yang belum rapi.

“Yang menjadi catatan mungkin masih belum dicat, yang tadi sudah dicat tapi masih belum sempurna, ini harus dibenahi. Yang penting rapi pekerjaannya, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” kata Rico Waas.

Selanjutnya, ia menjelaskan program ini menyasar rumah-rumah warga yang benar-benar membutuhkan perbaikan. Sebelumnya, Pemko Medan sudah melakukan peninjauan di berbagai titik dan menemukan banyak rumah yang masih menggunakan material kayu atau kondisinya sudah tidak layak huni.

Untuk tahap kali ini, pemerintah menargetkan rehabilitasi sebanyak 213 unit rumah yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Medan. Dari jumlah tersebut, tiga unit menjadi lokasi peninjauan langsung Rico Waas pada hari Rabu.

Rico Waas juga menegaskan, anggaran untuk program RTLH ini bersumber murni dari APBD Kota Medan. Di samping itu, pemerintah tetap membuka kemungkinan dukungan dari sumber lain, termasuk bantuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Baca Juga  Rico Waas Dukung Haul ke-9 Syekh Abdul Latif Deli dan Zikir Akbar di Medan

“Kalau yang ini murni APBD,” tegasnya.

Setiap unit rumah menerima anggaran rehabilitasi sebesar Rp120 juta. Rico Waas menyebut besaran tersebut masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan dan kondisi harga yang berlaku saat ini.

“Yang penting bisa dimanfaatkan, masyarakatnya layak, hidupnya semakin berkualitas, jadi sehat di dalam rumahnya, anak-anak bisa belajar, bisa tidur dengan tenang,” ujarnya.

Sebagai contoh, salah satu rumah yang ditinjau warga tempati secara turun-temurun. Selama sekitar 60 tahun, bangunan itu belum pernah berubah menjadi tembok. Karena kondisinya layak mendapat bantuan, rumah tersebut akhirnya masuk dalam daftar rehabilitasi.

“Alhamdulillah bisa dibenahi, akhirnya bisa dipergunakan,” katanya.

Lebih lanjut, Rico Waas menjelaskan usulan penerima program tidak datang langsung dari pemerintah kota. Sebaliknya, usulan berasal dari tingkat kelurahan melalui musyawarah warga sebelum kemudian disampaikan untuk dimasukkan ke dalam program.

Melalui program ini, Pemko Medan tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga memastikan warga memiliki tempat tinggal yang sehat, layak, dan mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga, termasuk kenyamanan anak-anak saat belajar dan beristirahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *