Medan

6 Produk UMKM Medan Tembus Etalase Uniqlo Delipark Mall

×

6 Produk UMKM Medan Tembus Etalase Uniqlo Delipark Mall

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Medan Rico Waas dan Airin Rico Waas bersama perwakilan Uniqlo menampilkan produk UMKM Medan di showcase Uniqlo Delipark Mall
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas dan perwakilan Uniqlo Christopher Mogot meresmikan penampilan enam produk unggulan UMKM Medan di etalase Uniqlo Delipark Mall, Jumat (21/8/2026). (Foto/Dok)

MEDAN | DANews.id — Enam produk unggulan UMKM Kota Medan binaan Dekranasda resmi menembus etalase Uniqlo Delipark Mall melalui program Uniqlo Neighborhood Collaboration, Jumat (21/8/2026). Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua Dekranasda Airin Rico Waas meresmikan pencapaian ini.

“Saya berterima kasih kepada Uniqlo yang telah melakukan kurasi dan bekerja sama dengan Dekranasda Kota Medan. Produk-produk unggulan asli lokal kita kini bisa masuk ke etalase Uniqlo Delipark. Ini menjadi tanda bahwa UMKM kita punya kesempatan besar untuk masuk ke pasar yang jauh lebih luas,” kata Rico Waas.

Produk yang lolos kurasi meliputi kerajinan tangan Adelia Sparkling, El Hand Embroidery, Zainab Collection, tas anyaman Anyam Darung, Minyak Karo Lauchi, dan tas ramah lingkungan Wira Bags Production.

“Di sini ada enam produk, mulai dari tas, aksesoris, hingga minyak karo. Semua produk-produk dibina oleh Dekranasda,” ujar Rico Waas.

“Kami mendorong para pelaku UMKM yang memiliki potensi agar meningkatkan kualitas produknya. Kita punya kesempatan untuk bisa bersaing di pasar-pasar yang lebih luas dan bisa dikenal lebih banyak orang lagi,” tambah Rico Waas.

“Semoga dengan adanya kolaborasi seperti ini, pelaku UMKM Kota Medan semakin maju, bisa naik kelas, barang-barangnya semakin bagus dan mudah-mudahan bisa dibawa hingga ekspor ke luar negeri,” ujar Airin Rico Waas

Perwakilan Uniqlo Christopher Mogot menjelaskan tim kurasi menilai kualitas, kerapian, kesiapan pemasaran digital, serta nilai tambah seperti inovasi dan pemberdayaan kelompok rentan sebagai pertimbangan utama.

“Nilai tambah seperti inovasi daur ulang, pemberdayaan kelompok disabilitas, serta narasi (storytelling) yang kuat di balik produk menjadi poin bonus penting dalam proses seleksi ini,” terang Christopher.

Baca Juga  CFD Perdana di Medan Belawan, Rico Waas Tegaskan Kesehatan Hak Seluruh Warga

Hadir pula Asisten Perekonomian Citra Effendi Capah, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Kadis Perindagkop Hendra Ridho Gunawan Siregar, dan Kepala Bapenda M. Agha Novrian. Pencapaian ini membuktikan produk lokal mampu bersaing di pasar internasional dan menjadi pemicu semangat bagi lebih banyak pelaku UMKM Kota Medan untuk naik kelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *