Medan

Siswa Patah Tulang, SD Integritas Bangsa Disorot

×

Siswa Patah Tulang, SD Integritas Bangsa Disorot

Sebarkan artikel ini
Siswa SD Integritas Bangsa patah tulang saat jam belajar di Medan
SD Integritas Bangsa di Medan disorot setelah seorang siswa mengalami patah tulang saat jam belajar. (Foto/Dok)

MEDAN | DANews.idSD Integritas Bangsa disorot setelah seorang siswanya, Jaya Pratama Ambarita, mengalami patah tulang pergelangan tangan saat jam belajar. Orangtua Jaya, Reynol Josep Hasudungan (43), mengaku kecewa karena sekolah belum memberikan pertanggungjawaban atas biaya pengobatan yang mencapai sekitar Rp30 juta.

Peristiwa itu terjadi pada 18 Agustus 2026 sekitar pukul 09.20 WIB di ruang kelas IV Big Dipper Tahun Ajaran 2026–2027.

Saat itu, Jaya beranjak dari bangkunya menuju depan kelas untuk melihat tulisan pelajaran. Ketika kembali ke tempat duduk, kakinya tersandung tas milik teman yang tergeletak di lorong hingga membuatnya terjatuh.

Reynol menyebut guru yang berada di kelas melihat kondisi tangan Jaya yang bengkok dan membengkak. Namun, menurut dia, pihak sekolah hanya menghubungi istrinya untuk menjemput Jaya.

Setelah menunggu hampir 30 menit, istrinya tiba. Namun, Reynol menyebut tidak ada pihak sekolah yang mendampingi mereka membawa Jaya ke rumah sakit. Setelah Reynol datang membawa mobil, mereka kemudian membawa Jaya ke Rumah Sakit Setia Budi, Medan.

Karena belum mendapat penyelesaian, Reynol meminta bantuan Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Sumatera Utara.

Ketua PBHI Sumut, Ganda Maruhum Napitipulu, SH, MH, mengatakan pihaknya telah dua kali meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban kepada pihak sekolah.

“Kami sudah melayangkan surat permintaan klarifikasi dan pertanggungjawaban kepada pihak sekolah, namun belum ada klarifikasi dari pihak sekolah tersebut. Sudah dua kali kami layangkan surat kepada pihak sekolah. Pertama pada tanggal 24 Agustus 2026 dan yang kedua pada tanggal 01 September 2026,” jelas Ganda di Kantor PBHI Sumut, Jalan Jamin Ginting, Medan, Minggu (06/09/2026).

Ganda meminta pihak sekolah segera merespons persoalan tersebut.

Baca Juga  HUT ke-81 Kemerdekaan RI, GKPI JK Sentosa Teguhkan Iman dan Nasionalisme

“Bila tidak juga ditanggapi oleh pihak sekolah dalam seminggu ini, kami akan membawa masalah ini ke ramah hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Integritas Bangsa, Ayang Kuswira, dan Pengawas sekolah, Apridayani, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *