MEDAN | DANews.id — Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mengambil peran lebih besar dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Sumatera Utara. Dorongan itu disampaikan Zakiyuddin saat menghadiri Musyawarah Daerah sekaligus Pelantikan DPC HKTI se-Sumut periode 2026–2031 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (9/9/2026).
Zakiyuddin menilai HKTI harus menjadi garda terdepan dalam mendorong kemajuan pertanian sekaligus menghadirkan kemakmuran nyata bagi petani. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Karena itu, ia mengajak HKTI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi di sektor pertanian.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut Surya menegaskan HKTI harus menjadi mitra pemerintah dalam mendorong swasembada pangan dan kesejahteraan petani. Surya mengungkapkan sektor pertanian menyumbang 25,88 persen terhadap PDRB Sumut dan menyerap sekitar 2,42 juta tenaga kerja. Produksi padi Sumut mencapai sekitar 1,96 juta ton gabah kering giling pada Januari–September 2026, sementara produksi jagung mencapai sekitar 949 ribu ton pada Januari–Juli 2026.
Namun, Sumut masih menghadapi kekurangan sejumlah komoditas. Produksi bawang merah baru memenuhi sekitar 63,8 persen kebutuhan, sementara bawang putih dan kedelai masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Karena itu, kita mendorong HKTI untuk mempercepat inovasi, memperluas budidaya, memperkuat kelembagaan petani, serta memanfaatkan teknologi pertanian.
Selanjutnya, Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding menekankan pentingnya regenerasi petani melalui pengembangan petani muda dan petani milenial, termasuk program magang agribisnis. Ketua Harian DPN HKTI Mulyono Machmir juga menegaskan bahwa kita harus memulai penguatan organisasi dari kelompok tani hingga tingkat desa.
Sementara itu, Ketua DPD HKTI Sumut Gus Irawan Pasaribu menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota, termasuk mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti kakao, kelapa, dan kopi. Pelantikan Pengurus DPD HKTI Sumut periode 2026–2031 melantik Gus Irawan Pasaribu sebagai Ketua, Muhammad Syah sebagai Sekretaris, dan Kamsir Aritonang sebagai Bendahara.








