BatamHukum

Diduga Gelper Berkamuflase Judi di Billiard Centre Batam, Nama AS_AN dan SI_ON Disorot

×

Diduga Gelper Berkamuflase Judi di Billiard Centre Batam, Nama AS_AN dan SI_ON Disorot

Sebarkan artikel ini
Billiard Centre (BC), Komplek Bukit Mas, Lubuk Baja, Batam.
Billiard Centre (BC), Komplek Bukit Mas, Lubuk Baja, Batam. (Foto/Ist)

Batam | DANews.id – Aktivitas Gelanggang Permainan (Gelper) di Billiard Centre (BC), Komplek Bukit Mas, Lubuk Baja, Batam kembali disorot. Warga menduga tempat itu dijadikan kedok praktik judi terselubung dan sudah beroperasi lama tanpa tindakan tegas aparat.

Pantauan tim media, pemain cukup deposit Rp50.000 untuk mulai bermain. Pekerja wanita yang disebut “wasit” lalu memandu permainan. Jika menang, pemain dapat voucher Rp350.000. Voucher itu diduga ditukar 1 slop rokok, lalu slop rokok ditukar lagi jadi uang tunai di area parkiran tak jauh dari lokasi.

Di lokasi juga terpantau mesin gelper, jackpot, hingga permainan tebak angka bola pimpong yang masih beroperasi.

Di tengah keresahan warga, nama inisial “AS_AN” dan “SI_ON” disebut-sebut terkait pengelolaan tempat tersebut. Namun hingga berita ini tayang, belum ada konfirmasi resmi dari pihak yang bersangkutan.

Warga khawatir praktik serupa tidak hanya di Billiard Centre, tapi menyebar ke titik lain di Batam. Minimnya penindakan memicu pertanyaan publik soal pengawasan.

Secara hukum, praktik perjudian dilarang dan diatur dalam Pasal 303 KUHP dan UU No. 7/1974 tentang Penertiban Perjudian. Pengelola dan pemain sama-sama bisa dikenai sanksi pidana.

Upaya konfirmasi ke pihak pengelola BC dan pihak yang disebut inisial “AS_AN” serta “SI_ON” terus dilakukan, namun belum mendapat respon

Masyarakat mendesak Polri, Satpol PP, dan instansi terkait segera turun memeriksa legalitas operasional Gelper di BC. Kepastian hukum diminta agar tidak ada kesan pembiaran. (FS)

Baca Juga  Kombes Pol Calvinj Simanjuntak Sapu Bersih Kartel Narkoba Jermal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *