MEDAN | DANews.id – KONI Kota Medan menggelar tes fisik dan kesehatan bagi atlet di PPLP Sumatera Utara, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026.
Sebanyak 350 atlet mengikuti tes tersebut dengan antusias. Tes ini digelar bekerja sama dengan STOK Bina Guna.
Ketua Umum KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal SE mengatakan, tes fisik dan kesehatan ini merupakan bagian dari persiapan atlet Kota Medan menghadapi Porprovsu 2026 yang akan digelar November mendatang.
“Tes ini seharusnya diikuti 400 atlet, namun hanya 350 yang datang hari ini, karena 50 atlet lagi masuk Program Pembinaan Intensif (PPI) KONI Sumut,” ujar Aswindy usai meninjau pelaksanaan tes fisik dan kesehatan ini.
Lebih lanjut, Aswindy menambahkan bahwa hasil tes ini akan menjadi pedoman untuk menentukan atlet-atlet yang akan dikirim ke KONI Sumut. “Kita menggunakan tes fisik ini karena memang sesuai standar nasional. Dan STOK Bina Guna juga sudah berpengalaman melaksanakan tes ini,” tambah Aswindy.
Mantan atlet bulutangkis Sumut itu juga mengungkapkan target KONI Medan pada Porprovsu 2026. Menurutnya, target bukan hanya sekadar juara umum, tapi juga raihan medali. “Kita berharap dari 27 cabang olahraga yang dipertandingkan bisa meraih medali emas maksimal,” harap Aswindy.
Di sisi lain, Ketua STOK Bina Guna Hj Dr Liliana Puspa Sari MKes mengatakan bahwa ini merupakan tahun keenam KONI Medan bekerja sama dengan STOK Bina Guna dalam melakukan tes fisik dan kesehatan. Tes ini dilakukan sesuai dengan standar nasional.
“Tes ini terdiri dari fisik dan kesehatan. Kita juga menyesuaikan tes berdasarkan kecabangan. Dan sejauh ini berjalan dengan baik,” ungkap Liliana Puspa Sari.
Sementara itu, Ketua Panitia Suharjo MPd menambahkan bahwa tes fisik dan kesehatan ini digelar untuk membantu pelatih mengetahui kondisi atletnya. Tes ini juga menjadi gambaran sebelum atlet bertanding di Porprovsu 2026.
“Artinya jika ada atlet yang memiliki fisik dan kesehatan tidak sesuai standar, maka kita masih memiliki waktu untuk melakukan promosi dan degradasi. Kita ingin atlet yang bertanding di Porprovsu nanti memang dalam kondisi baik,” papar Suharjo.
Terakhir, Koordinator Tes Dr Rinaldi Aditya SPd menjelaskan bahwa tes fisik ini terdiri dari 10 item. Namun pihaknya juga menyesuaikan dengan cabor. Tes fisik atlet sepak bola tidak sama dengan catur.
“Tapi ada grade yang kita tetapkan. Hasil tes fisik dan kesehatan ini diolah dalam beberapa hari. Hasilnya akan dikirim ke KONI Medan,” jelasnya. (Red)












