Medan

Rico Waas Naikkan Kuota Pelatihan Kerja Medan Utara Jadi 60 Persen

×

Rico Waas Naikkan Kuota Pelatihan Kerja Medan Utara Jadi 60 Persen

Sebarkan artikel ini
Rico Waas membuka pelatihan berbasis kompetensi 2026 bagi 200 peserta di Gedung Pelindo Belawan, dengan 122 peserta berasal dari kawasan Medan Utara.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun Anggaran 2026 di Gedung Pelindo, Belawan, Selasa (3/11/2026). Program ini diikuti 200 peserta, termasuk 122 warga dari kawasan Medan Utara. (Foto/Dok)

MEDAN | DANews.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memprioritaskan masyarakat Medan Utara dalam program Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun Anggaran 2026. Dari 200 peserta yang diterima, sebanyak 122 orang berasal dari kawasan Medan Utara.

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Rico Waas di Aula Gedung Pelindo, Belawan, Selasa (3/11/2026). Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja agar lebih siap memasuki dunia industri maupun membuka usaha mandiri.

Dalam sambutannya, Rico mengatakan persoalan pengangguran tidak bisa hanya ditangani pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan dunia usaha.

Ia menyebut jumlah pencari kerja di Kota Medan mencapai lebih dari 100.000 orang setiap tahunnya. Karena itu, pemerintah perlu memperluas akses pelatihan dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan porsi kuota pelatihan bagi masyarakat Medan Utara dari sebelumnya sekitar 30 persen menjadi 60 persen.

“Kalau katanya biasanya dulu 30%, kali ini menjadi 60%! Jadi dari Medan Utara ada 122 orang, tentu ini wujud nyata bagaimana kita memperbanyak kesempatan bagi masyarakat Medan Utara,” ujar Rico.

Menurutnya, perusahaan saat ini tidak lagi hanya mempertimbangkan ijazah atau latar belakang pendidikan calon pekerja. Keterampilan khusus atau skill menjadi salah satu kebutuhan penting dalam proses perekrutan tenaga kerja.

Karena itu, pelatihan berbasis kompetensi dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, mulai dari operator forklift, teknisi pendingin atau AC, barista, barber, hingga bidang keahlian lainnya.

“Perusahaan tidak saja hanya meminta ijazah atau melihat seseorang kuliah di mana dan jurusannya apa. Mereka juga membutuhkan skill,” kata Rico.

Dalam kegiatan tersebut, Rico didampingi Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Ramaddan, Kabag Kerja Sama Seri Inderahayu, serta sejumlah camat di kawasan Medan Utara, termasuk Camat Medan Deli Muhammad Aidiel Putra Pratama.

Baca Juga  Sambut Murid Baru, Wali Kota Rico Waas Gaungkan MPLS Ramah: Sekolah Harus Aman dan Nyaman

Rico juga meminta Dinas Ketenagakerjaan mengembangkan sistem informasi lowongan kerja berbasis digital yang dapat diperbarui secara real time. Dengan demikian, masyarakat lebih mudah memperoleh informasi mengenai peluang kerja yang tersedia.

Selain keterampilan teknis, ia mengingatkan peserta agar membangun kedisiplinan, kejujuran, integritas, dan sikap profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Medan Saipul Bahri, HT Bahrumsyah dan Roma Uli Silalahi, Direktur PT Pelindo Daya Sejahtera Sumargo, sejumlah pimpinan perusahaan, serta perwakilan unsur Forkopimda.

Acara juga dirangkaikan dengan penyematan tanda peserta, penyerahan alat penunjang pelatihan, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dengan sejumlah perusahaan, di antaranya PT Industri Karet Deli dan PT Pelindo Daya Sejahtera.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Ramaddan menjelaskan, program pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi anggota DPRD dan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui kegiatan Sapa Warga.

Ia menyebutkan, dari total 1.218 pendaftar, sebanyak 200 peserta dinyatakan diterima. Dari jumlah tersebut, 122 peserta berasal dari kawasan Medan Utara.

Adapun jenis pelatihan yang diberikan meliputi keselamatan dan kesehatan kerja (K3), barista, tenun, pemasaran digital (digital marketing), teknisi AC, dan fabrikasi aluminium.

Selain mendapatkan keterampilan dan sertifikasi kompetensi, para peserta juga berpeluang memperoleh penempatan kerja maupun bantuan peralatan untuk memulai usaha secara mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *