Medan

Dampak Kabut Asap, Sekolah di Medan PJJ hingga 21 Oktober

×

Dampak Kabut Asap, Sekolah di Medan PJJ hingga 21 Oktober

Sebarkan artikel ini
Siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh di rumah akibat kebijakan PJJ di Kota Medan selama kabut asap.
Pemko Medan memberlakukan pembelajaran jarak jauh bagi seluruh jenjang PAUD hingga SMP pada 16–21 Oktober 2026 untuk melindungi warga sekolah dari dampak kabut asap. (Foto/Dok)

MEDAN | DANews.id – Pemko Medan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta, mulai 16 hingga 21 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil untuk melindungi peserta didik dan tenaga pendidik dari dampak paparan kabut asap.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Pemko Medan menerapkan kebijakan tersebut sebagai tindak lanjut Instruksi Gubernur Sumatera Utara terkait penanganan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Dalam surat edarannya, Disdikbud Medan meminta seluruh sekolah melaksanakan pembelajaran dari rumah dengan memanfaatkan platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Sekolah juga diminta mengimbau orang tua atau wali murid agar mengawasi anak selama jam belajar dan membatasi aktivitas di luar ruangan. Sementara itu, guru harus menyampaikan materi secara proporsional tanpa membebani peserta didik.

Meski pembelajaran berlangsung dari rumah, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap diwajibkan hadir di sekolah untuk mengelola PJJ. Namun, pegawai yang memiliki penyakit penyerta atau kondisi kesehatan rentan diperbolehkan bekerja dari rumah (work from home).

Selanjutnya, kepala sekolah wajib memantau pelaksanaan PJJ dan melaporkannya secara berkala kepada Kepala Disdikbud Kota Medan. Pemko Medan juga akan mengevaluasi kebijakan tersebut berdasarkan perkembangan kualitas udara dan arahan pihak berwenang.

Kepastian mengenai perpanjangan PJJ atau kembalinya pembelajaran tatap muka akan diumumkan kemudian.

Pemko Medan turut mengimbau masyarakat, khususnya warga sekolah, agar menjaga kesehatan dan menggunakan masker apabila terpaksa beraktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.

Baca Juga  Rico Waas Tinjau Drainase Indra Kasih, Minta Galian Segera Ditutup Demi Keselamatan Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *