MEDAN | DANews.id – Tokoh masyarakat sekaligus pemerhati sosial, M. Arif Tanjung, mendukung penuh percepatan perbaikan jalan rusak serta normalisasi drainase di Kota Medan. Ia sampaikan masukan khusus kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) agar pelayanan infrastruktur semakin maksimal.
Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurangi risiko genangan dan banjir yang kerap melanda kota.
Menurut M. Arif Tanjung, kondisi jalan berlubang tidak sekadar mengganggu kenyamanan. Lebih jauh, kerusakan jalan menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Oleh karena itu, penyelenggara jalan memiliki kewajiban memperbaikinya sesuai aturan. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Kalau jalan rusak belum bisa diperbaiki karena menunggu anggaran, minimal harus dipasang rambu peringatan agar pengguna jalan lebih waspada. Itu merupakan kewajiban penyelenggara jalan,” ujar Arif Tanjung, Minggu (6/7/2026).
Selain perbaikan fisik, Arif Tanjung meminta Pemerintah Kota Medan memperkuat anggaran swakelola. Langkah ini penting agar kerusakan mendesak seperti penambalan aspal bisa segera ditangani.
Selain itu, setiap UPTD di lingkungan Dinas SDABMBK sebaiknya memiliki layanan pengaduan atau call center. Tujuannya agar laporan masyarakat soal jalan rusak dan saluran tersumbat bisa langsung ditindaklanjuti.
Arif Tanjung juga memberikan apresiasi terhadap rencana program normalisasi drainase yang akan berjalan bertahap selama tiga bulan. Ia menilai langkah ini strategis untuk melancarkan aliran air.
Dengan begitu, risiko genangan air dan banjir di sejumlah wilayah Kota Medan dapat diminimalkan secara signifikan.
Lebih lanjut, Arif Tanjung mengajak masyarakat mendukung seluruh kepala OPD yang baru saja dilantik Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap.
Ia optimis di bawah kepemimpinan Kepala Dinas SDABMBK, Khairul Azmi, S.STP., M.T., akan lahir terobosan baru. Terobosan ini diharapkan meningkatkan pelayanan penanganan jalan dan drainase bagi warga.
“Infrastruktur yang berkualitas adalah fondasi pelayanan publik yang prima. Jalan baik dan drainase lancar akan melancarkan mobilitas, distribusi barang, serta mendorong ekonomi Kota Medan,” tambahnya.
Arif Tanjung berharap seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan terus memperkuat sinergi. Program yang menyentuh kebutuhan warga harus menjadi prioritas utama.
Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas umum. Caranya dengan tidak membuang sampah ke saluran air dan aktif melaporkan kerusakan yang ditemui.
Langkah ini sejalan dengan semangat Medan untuk Semua, Bersatu Menuju Hebat, Medan Tangguh, Maju untuk Semua.
“Jika pemerintah dan masyarakat terus bersinergi, saya optimis pembangunan infrastruktur akan makin baik. Medan akan menjadi kota yang aman, nyaman, tangguh, dan maju untuk semua,” pungkas Arif Tanjung. (Red)












