MEDAN |DANews.id — Ketua Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) M. Edison Ginting membuktikan dukungan dunia pers terhadap pelaku usaha mikro dengan membawa bazaar UMKM PWPM di Festival Medan Merdeka. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Medan M. Oddi Batubara membuka kegiatan Festival Medan Merdeka di Rumah Budaya Tangga, Jalan Letjen Suprapto No. 11 Medan, pada Sabtu (29/8) mewakili Wali Kota Rico Waas.
Hadir pula dalam acara ini Ketua FJPI Khairiyah Lubis, Sekretaris Dinas Kominfo Budi Hariono, pengurus PWPM bidang UMKM Budi Lubis, Zulpiana, Amsari, Fitmen Panjaitan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara. Ia menegaskan festival ini bukan sekadar pameran, melainkan ruang pertukaran gagasan antar seniman, pelaku kreatif, jurnalis, dan masyarakat.
“Festival ini bukan hanya menjadi ajang pameran dan pertunjukan, tetapi juga menjadi ruang bagi para seniman, pelaku kreatif, akademisi, jurnalis, dan masyarakat untuk bertemu, bertukar gagasan, serta menunjukkan karya,” ujar Oddi menyampaikan pesan Wali Kota.
Selanjutnya, Rico menjelaskan tema “Medan Merdeka” bermakna kebebasan berpikir dan berkreasi. Ia mendorong masyarakat, terutama generasi muda, untuk berani berkarya dan menyampaikan gagasan.
“Dari kebebasan berpikir lahir gagasan dan karya. Dari keduanya, kita dapat melihat sebuah kota melalui sudut pandang yang mungkin selama ini tidak kita perhatikan,” katanya.
“Jangan takut untuk berkarya dan ragu untuk menyampaikan gagasan. Teruslah mengambil bagian dalam membangun Kota Medan melalui bidang yang kita tekuni masing-masing,” pesannya.
“Jadikan Kota Medan sebagai sumber inspirasi, sebagai ruang untuk bercerita, dan sebagai tempat untuk melahirkan karya-karya terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Edison Ginting menyebut keikutsertaan PWPM memenuhi undangan FJPI. Bazaar UMKM PWPM justru disambut antusiasme tinggi pengunjung.
“PWPM diminta untuk mengisi bazaar dalam kegiatan ini, sehingga bidang UMKM yang diketuai Budi Lubis mengambil peran. Dan Alhamdulillah, aneka makanan ringan yang kita jajakan habis terjual di hari pembukaan ini,” sebut Ginting.
Sebagai penutup, Edison berharap festival ini terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. PWPM pun siap berperan aktif mendukung ekosistem ekonomi kreatif dan budaya di Kota Medan ke depannya.
“Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi insan seni, pelaku ekonomi kreatif, akademisi, jurnalis, serta masyarakat untuk menikmati sekaligus mengapresiasi berbagai karya dan gagasan kreatif,” tutupnya.








