Medan

Rico Waas Tindaklanjuti Keluhan Warga Medan Baru soal Bansos dan Bedah Rumah

×

Rico Waas Tindaklanjuti Keluhan Warga Medan Baru soal Bansos dan Bedah Rumah

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendengarkan aspirasi warga dalam kegiatan Sapa Warga di Kecamatan Medan Baru, Sabtu (17/10/2026).
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berdialog dengan warga dalam kegiatan Sapa Warga di Kecamatan Medan Baru, Sabtu (17/10/2026). Sejumlah keluhan terkait bantuan sosial, bedah rumah, dan infrastruktur menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti perangkat daerah. (Foto/Dok)

MEDAN | DANews.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) menindaklanjuti keluhan warga Kecamatan Medan Baru, mulai dari kendala bantuan sosial, permohonan bedah rumah, hingga perbaikan infrastruktur.

Instruksi tersebut disampaikan dalam kegiatan Sapa Warga di Kecamatan Medan Baru, Sabtu (17/10/2026), setelah warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan drainase dan pinggiran sungai. Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kota Medan turut menurunkan alat berat untuk mendukung pembersihan. Meski hujan deras mengguyur, kegiatan tetap berlangsung hingga selesai. Sementara itu, dialog bersama warga yang semula direncanakan di luar ruangan dipindahkan ke dalam gedung.

Dalam dialog yang dibagi menjadi tiga sesi, Rico mendengarkan sejumlah keluhan masyarakat. Salah satunya disampaikan seorang warga yang tidak lagi menerima insentif sebagai guru magrib mengaji. Pengajuan Program Keluarga Harapan (PKH) miliknya juga terkendala data yang masih mencatat menantunya berstatus PNS, meski yang bersangkutan telah meninggal dunia.

Menanggapi persoalan itu, Rico meminta Dinas Sosial bersama lurah setempat melakukan verifikasi faktual terhadap kondisi keluarga dan desil kemiskinannya. Ia juga menginstruksikan perangkat kelurahan mendatangi rumah warga untuk membantu melengkapi dokumen administrasi.

Selain itu, Rico meminta pendataan untuk anggaran 2027 turut memeriksa kembali status warga tersebut sebagai guru mengaji.

Keluhan lainnya datang dari Erliana Boru Damanik yang berharap memperoleh bantuan bedah rumah. Rumah yang ditempatinya kerap terdampak banjir dan berada dalam kondisi memprihatinkan. Ia tinggal bersama tiga cucunya yang telah menjadi yatim piatu dan berharap perbaikan rumah dapat membantunya kembali berjualan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Erliana menjelaskan, rumah tersebut merupakan warisan mertuanya. Penyelesaian hak dengan tiga saudara suaminya telah dilakukan secara kekeluargaan dan didukung surat serta kuitansi.

Baca Juga  Dies Natalis Ke-74 USU, Rico Waas Dorong Sinergi Riset dan Pembangunan Medan

Rico kemudian meminta camat, lurah, dan kepala lingkungan memeriksa kelengkapan dokumen hak waris tersebut. Jika seluruh persyaratan administrasi terpenuhi, proses bedah rumah direncanakan pada 2027 tanpa pungutan biaya tambahan.

Terkait infrastruktur, Rico memastikan perawatan jalan akan mulai dikerjakan pada pekan berikutnya. Ia juga menegaskan masyarakat tetap dapat menyampaikan keluhan kepada perangkat daerah meskipun kegiatan Sapa Warga telah berakhir.

Selain mendengarkan aspirasi, kegiatan tersebut diisi dengan penyerahan santunan jaminan kematian dan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pemko Medan juga menyerahkan santunan dan bantuan 50 meja kepada guru magrib mengaji serta 30 perlengkapan sekolah bagi anak yatim.

Rico turut memberikan piagam penghargaan kepada Camat Medan Baru Frans Seno R.H. Siahaan dan Lurah Merdeka Daniel Pardamean Panggabean. Penghargaan beserta dana apresiasi juga diberikan kepada kepala lingkungan dengan capaian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tertinggi di Kecamatan Medan Baru.

Dalam kesempatan itu, Rico mengingatkan lurah dan kepala lingkungan agar aktif memantau kondisi wilayah, khususnya persoalan banjir dan pelayanan publik. Ia meminta aparat kewilayahan tidak hanya menunggu laporan, tetapi juga memastikan masyarakat mudah mengakses pelayanan dan mengurus administrasi.

“Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Pagi, siang, dan malam harus siap ketika warga membutuhkan. Jadilah sahabat dan keluarga bagi masyarakat,” pesan Rico.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Citra Effendi Capah, sejumlah pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *