Medan, (danews.id) — Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumatera Utara-Aceh merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-56 di Aula Methodist-1, Jalan Hang Tuah, Medan, Senin (1/9).
Perayaan tersebut menjadi momentum bagi MPKW Sumut-Aceh untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan Kristen di Sumatera Utara dan Aceh.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam sambutannya yang dibacakan Kepala BPSDM Sumut, Dr Agustinus Panjaitan, mengatakan usia 56 tahun merupakan perjalanan panjang bagi MPKW Sumut-Aceh.
Sejak berdiri pada 1 September 1970, MPKW Sumut-Aceh dinilai telah konsisten mengabdikan diri dalam memajukan pendidikan Kristen di kedua wilayah tersebut.
Menurut Bobby, tantangan dunia pendidikan terus berkembang seiring perubahan zaman dan kemajuan teknologi. Karena itu, MPKW diharapkan tetap konsisten membangun generasi yang beriman, berkarakter, cerdas, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemprov Sumut, kata dia, memandang pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi dan MPKW diharapkan semakin kuat.
Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menghadirkan pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan zaman sekaligus memperkuat karakter, toleransi, kepedulian sosial dan persatuan di tengah keberagaman.
Sementara itu, Ketua MPKW Sumut-Aceh, Dr RE Nainggolan MM, mengatakan rangkaian peringatan HUT ke-56 diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya tes dan seminar minat bakat, lomba karya tulis artikel bagi siswa SMA/SMK, pelayanan kesehatan, donor darah hingga bakti sosial.
Menurut RE Nainggolan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya MPKW dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah Kristen.
Ia berharap transformasi sekolah Kristen dapat melahirkan peserta didik yang unggul, kreatif, adaptif, berintegritas dan memiliki karakter Kristiani.
”Dalam 20 hingga 30 tahun mendatang, kita berharap lahir tokoh-tokoh bangsa yang memiliki kemampuan, integritas, kasih dan kepedulian terhadap bangsa serta sesama,” ujar RE Nainggolan.
Untuk mewujudkan harapan tersebut, ia mengajak Pemprov Sumut, pimpinan gereja, yayasan pendidikan, kepala sekolah dan perguruan tinggi memperkuat kolaborasi.
Menurutnya, perhatian dan dukungan bersama diperlukan agar kejayaan sekolah Kristen seperti pada masa lalu dapat kembali diwujudkan.
RE Nainggolan juga berharap MPKW Sumut-Aceh terus bertumbuh, berkembang dan memberikan dampak yang semakin besar bagi gereja, masyarakat dan bangsa.
Semangat tersebut terangkum dalam tema HUT ke-56, yakni “Fructus In Altum – Semakin Berbuah ke Depan, Berbuahlah Semakin Lebat.”
Rangkaian perayaan HUT ke-56 MPKW Sumut-Aceh diawali dengan kebaktian yang dipimpin Bishop Methodist Indonesia Wilayah 1, Pdt Antoni Manurung MTh.
Dalam khotbahnya yang mengutip Kolose 3:23-24, Bishop Antoni menekankan pentingnya menjalankan setiap pekerjaan dengan segenap hati sebagai bentuk pelayanan kepada Tuhan.
”Paulus mengajak kita untuk melihat pelayanan sebagai panggilan Allah. Karena itu, apa yang kita kerjakan harus dilakukan dengan setulus dan segenap hati,” ujar Antoni.
Ia mengatakan tata kelola organisasi yang baik memang membutuhkan sistem dan profesionalitas. Namun, seluruhnya harus ditopang oleh manusia yang memiliki hati dan integritas yang benar.
Menurut Antoni, sekolah tidak hanya berfungsi memberikan pengetahuan akademik kepada siswa. Sekolah juga harus menjadi ruang untuk menghadirkan nilai-nilai Kristiani sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, jujur, disiplin, bertanggung jawab, penuh kasih dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Memasuki usia ke-56, Antoni mengajak keluarga besar MPKW Sumut-Aceh mengevaluasi buah pelayanan yang telah dihasilkan selama ini.
”Jangan hanya bertambah usia, tetapi bertambah buah. Jangan hanya bertambah program, tetapi bertambah dampak. Jangan hanya bertambah fasilitas, tetapi bertambah kualitas pelayanan,” pesannya.
Dalam perayaan tersebut, turut ditampilkan Paduan Suara MPKW Sumut-Aceh yang dibina Ir TM Napitupulu.
Acara juga diisi dengan pemaparan Kristian Siahaan dari Bank Mandiri yang memberikan dukungan berupa nasi dan kue kotak serta bantuan kepada panti asuhan.
Selain itu, MPKW Sumut-Aceh memberikan penghargaan kepada 10 juara lomba menulis artikel yang berasal dari sejumlah sekolah, di antaranya SMA di Pematangsiantar, SMA GKPS Pematang Raya, Tarutung, Nias dan Medan.
Sejumlah tokoh dan undangan turut hadir dalam perayaan tersebut. Di antaranya Ketua Panitia HUT Bonar Sirait, Lewi Jakob, Edward Sitorus, Parapat Gultom, Jatongam Nainggolan, Margret Hulu, Kasman Sembiring, Susiana Silangit, Adriana Sitanggang, Veronika Sitanggang, Murbanto Sinaga, August Sinaga, Rika Jaluchu, TM Napitupulu, Ria Gurning, Poniman Sinaga, Chandra Silalahi, Parlin Marpaung dan Jadi Pane.
Turut hadir Bishop R Simaremare selaku pimpinan GPP, Pdt Yafet Marbun dari MPH PGI WSU, Pdt Sipayung selaku Ketua Yayasan Perguruan Methodist, Bishop KW Sinurat selaku Ketua Umum BKAG Sumut, Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan Richard AM Napitupulu serta sejumlah tokoh gereja, yayasan pendidikan, akademisi dan perwakilan siswa dari berbagai sekolah Kristen, Advent, Bethel, Nasrani dan Methodist.
HUT ke-56 MPKW Sumut-Aceh, Bobby Nasution Dorong Pendidikan Berkarakter










