Daerah

Kartu SPP Dikumpulkan, MAN 2 Tanjung Pura Disorot

×

Kartu SPP Dikumpulkan, MAN 2 Tanjung Pura Disorot

Sebarkan artikel ini
Kartu SPP siswa MAN 2 Tanjung Pura yang menjadi sorotan
kartu SPP siswa MAN 2 Tanjung Pura yang menjadi sorotan terkait pengumpulan kartu oleh pihak madrasah. (Foto/Dok)

TANJUNG PURA | DANEWS.ID – Pengumpulan kartu SPP siswa di MAN 2 Tanjung Pura menjadi sorotan. Langkah tersebut disebut dilakukan sejak Kamis (17/9/2026), di tengah polemik pengelolaan pungutan di madrasah tersebut.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pihak MAN 2 Tanjung Pura mulai meminta siswa menyerahkan kartu SPP. Langkah serupa disebut juga terjadi di MAN 1 Tanjung Pura.

Namun, hingga kini belum ada penjelasan dari pihak madrasah mengenai alasan dan dasar pengumpulan kartu SPP tersebut.

Persoalan semakin menjadi perhatian setelah beredar informasi mengenai dugaan OTT terhadap seorang wartawan berinisial SM. Wartawan tersebut disebut mendatangi Kepala MAN 2 Tanjung Pura, Lena Pohan, dan diduga meminta sejumlah uang.

Informasi itu juga menyebutkan SM sempat diamankan sebelum akhirnya dilepaskan. Akan tetapi, kabar mengenai dugaan OTT tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari aparat penegak hukum maupun pihak MAN 2 Tanjung Pura.

Direktur Eksekutif Sumut Institute, Osriel Libong, SPd, MLH, meminta pengelolaan kartu dan pungutan SPP dijelaskan secara terbuka kepada orang tua atau wali siswa.

Menurut Osriel, pengumpulan kartu SPP setelah munculnya polemik pungutan berpotensi menimbulkan pertanyaan publik. Karena itu, ia meminta pihak terkait membuka dasar kebijakan serta mekanisme pengelolaan SPP.

“Mereka dapat disebut mau membersihkan bukti, tetapi mereka lupa terhadap keberadaan orang tua atau wali siswa-siswi,” ujar Osriel.

Ia juga menyoroti pemberitaan mengenai persoalan tersebut. Menurutnya, media harus melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak bersifat sepihak.

“Seharusnya media yang ikut dalam konferensi pers itu melakukan konfirmasi kepada orang yang lebih dulu memberitakan pernyataan telah terjadi pungli di MAN 2 Tanjung Pura. Hasil konfirmasi tersebut kemudian ditayangkan bersamaan dengan hasil konferensi pers yang dibuat oleh pihak Komite Madrasah. Jadi, jangan berita sepihak,” katanya.

Baca Juga  Pers sebagai Penjaga Demokrasi di Tengah Derasnya Arus Informasi

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala MAN 2 Tanjung Pura Lena Pohan dan pihak Komite Madrasah belum memberikan penjelasan mengenai pengumpulan kartu SPP tersebut.

Sementara itu, informasi mengenai dugaan OTT terhadap wartawan berinisial SM juga masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *