MEDAN | DANews.id – Kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah Kota Medan kembali normal mulai Rabu (21/10/2026). Kebijakan ini menyusul membaiknya kualitas udara setelah sebelumnya pemerintah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, membenarkan bahwa kegiatan belajar mengajar kembali normal.
“sdh normal mulai hari ini,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (21/10/2026).
Ia berharap kondisi udara tetap membaik sehingga aktivitas belajar mengajar tidak kembali terganggu oleh kabut asap.
“Kita berharap bencana asap tidak ada lg sehingga anak 2 dapat belajar dengan baik,” tambahnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Medan menerapkan PJJ bagi satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta, pada 16–21 Oktober 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Willy Irawan, menyampaikan bahwa hasil pemantauan kualitas udara pada 21 Oktober 2026 menunjukkan perbaikan signifikan.
“Sebagai informasi, data kualitas udara sudah jauh membaik. Tidak ada parameter kualitas udara yang melebihi baku mutu. Untuk monitoring kualitas udara bisa diakses melalui ispu.kemenlh.go.id,” jelas Willy.
Meski kondisi udara membaik, DLH Kota Medan tetap mengimbau masyarakat melakukan langkah pencegahan untuk menjaga kualitas udara.
Willy meminta masyarakat membatasi penggunaan kendaraan bermotor dan tidak membakar sampah. Selain itu, warga yang termasuk kelompok rentan disarankan menggunakan masker serta membatasi aktivitas di luar ruangan.
“Walaupun demikian, DLH masih mengimbau sebagai bentuk antisipasi menjaga kualitas udara tetap baik untuk membatasi penggunaan kendaraan bermotor dan warga agar tidak membakar sampah. Kami juga menyarankan untuk kategori warga rentan agar menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan,” ungkapnya.
Dengan kembali normalnya pembelajaran tatap muka dan membaiknya kualitas udara, Pemko Medan berharap aktivitas pendidikan dapat berjalan lancar. Namun, masyarakat tetap perlu menjaga lingkungan dan mewaspadai kemungkinan penurunan kualitas udara.








