Medan| DANews.id – Video viral pelajar Samosir yang tak bisa ke sekolah karena kapal jemputan rusak langsung direspons Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Orang nomor 1 di Sumut itu mengaku sudah berkoordinasi dengan Bupati Samosir dan berjanji memprioritaskan bus antar jemput sekolah untuk wilayah Danau Toba.
Video keluhan pelajar seputaran Danau Toba, Kabupaten Samosir viral di media sosial. Dalam video itu, para siswa SD, SMP, hingga SMA mengaku tak bisa ke sekolah karena kapal transportasi yang menjemput mereka tidak datang.
Menanggapi hal itu, Bobby Nasution menegaskan kejadian tersebut sudah lama terjadi. Bahkan saat video itu direkam pada Mei lalu, siswa SMA yang mengeluh sudah lulus.
“Oh, di Samosir? Di Samosir itu sebenarnya kejadiannya sudah lama. Itu kejadiannya sudah lama,” ujar Bobby.
Ia menjelaskan, kapal yang mengantarkan seluruh siswa dari SD, SMP, hingga SMA itu memang dalam kondisi rusak saat itu. Setelah dicek ke Bupati Samosir, diketahui jarak dari pemukiman ke sekolah mencapai 8 kilometer.
“Jalannya punya provinsi, kami akui,” ucapnya.
Bobby mengaku Pemprov Sumut saat ini sudah meminta perbaikan jalan tersebut. Selain itu, Pemprov juga punya program bus antar jemput anak sekolah. Danau Toba termasuk Samosir masuk daftar prioritas.
“Kami lagi minta tolong diperbaiki. Dan juga kan kami ada program untuk bus itu ya, bus anak sekolah. Nah ini salah satunya tempat-tempat seperti ini yang akan kita prioritaskan,” tegasnya.
Ia menargetkan program bus sekolah itu bisa berjalan tahun ini. Paling lambat, kata Bobby, akan terlaksana tahun depan.
“Mudah-mudahan tahun ini bisa kita laksanakan paling lama itu di tahun depan. Bus antar jemput anak sekolah,” pungkasnya. (Red)












