Hukrim

Viral! Pemuda Main Skate di Medan Dipukuli, Polisi Turun Tangan

×

Viral! Pemuda Main Skate di Medan Dipukuli, Polisi Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian mengamankan kerumunan pemuda di skatepark umum Medan saat terjadi keributan pada 1 Agustus 2026 malam
Suasana keributan di skatepark umum Medan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 malam. Sejumlah pemuda mengaku dipukuli sekelompok orang usai adu mulut. (Foto/Istimewa)

MEDAN | DANews.id — Keributan terjadi di sebuah skatepark umum di Kota Medan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sekitar pukul 21.00 WIB. Sejumlah pemuda yang sedang bermain skateboard mengaku dianiaya sekelompok orang usai adu mulut terkait bola yang masuk ke area skatepark.

Berdasarkan kronologi yang beredar, awalnya sekelompok pemuda bermain skate seperti biasa. Tiba-tiba datang anak-anak yang bermain bola. Bola tersebut melambung dan masuk ke area skatepark.

Salah satu anak kemudian berteriak meminta bolanya diambil dengan ucapan kasar, “WOI BOTAK AMBILIN” kepada teman korban. Para korban tidak terima karena merasa tidak sopan.

Tidak lama kemudian, orang tua anak tersebut datang. Orang tua itu juga membela anaknya dengan kata-kata kasar. Para korban mengaku sudah menjelaskan secara baik-baik. Namun, orang tua tersebut tidak terima karena bolanya dilempar terlalu jauh oleh teman korban.

Masalah semakin melebar. Sekelompok orang yang mengaku “satu kampung” kemudian datang ke lokasi. Awalnya sempat terjadi upaya damai. Akan tetapi, kelompok tersebut justru memukuli para korban.

“Lucu juga, pas kami bilang ini skatepark umum, orang tua si anak atau ibuk bilang kalau ini kampung kami. Padahal skatepark ini tempat umum,” tulis salah satu korban dalam keterangannya.

Para korban juga menyayangkan sikap pihak security yang saat itu diam saja dan tidak menangkap pelaku pemukulan.

Terkait kejadian ini, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Pandi Setyawan membenarkan adanya laporan tersebut.

“Segera kita limpahkan ke Polrestabes Medan, karena ini anak dibawah umur,” ujar Iptu Pandi Setyawan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut. Para korban berharap pihak berwajib segera menindak tegas para pelaku.

Baca Juga  Kombes Calvijn Tepis Framing Korban Jadi Tersangka: Vonis Pencurian Tak Hapus Penganiayaan Terencana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *