MedanSumut

Krisis Solar Sumut Menggila, Antrean Panjang Picu Macet dan Resah Sopir

×

Krisis Solar Sumut Menggila, Antrean Panjang Picu Macet dan Resah Sopir

Sebarkan artikel ini
Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU
Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU. (Foto/Ist)

Medan | DANews.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi di Sumatera Utara memicu keresahan massal. Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Kota Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai hingga Tanjung Balai sejak beberapa pekan terakhir.

Dampaknya berlapis. Aktivitas ekonomi terganggu, biaya operasional naik, dan kemacetan parah terjadi di ruas jalan karena antrean mengular keluar area SPBU.

Para sopir angkutan barang mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam, bahkan sejak dini hari, hanya untuk mengisi Solar dengan kuota terbatas.

“Akibat kelangkaan Solar ini, kami sangat merasakan dampaknya untuk cari nafkah. Waktu habis cuma antre di SPBU. Kami minta pihak terkait segera bertindak supaya aktivitas kami lancar,” ujar seorang sopir kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

Pasokan Dibatasi, SPBU Tutup Jam 1 Siang

Pengelola SPBU yang dikonfirmasi awak media menyebut pasokan Solar jauh di bawah kebutuhan riil. Stok tidak mampu mengimbangi permintaan, sehingga penjualan Solar dibatasi hingga pukul 13.00 WIB setiap hari.

“Pasokan yang kami terima lebih kecil dari kebutuhan normal. Pengiriman BBM juga sering terlambat sehingga tidak terealisasi tepat waktu,” ungkap salah satu pengelola SPBU yang minta identitasnya dirahasiakan.

Pembatasan kuota dan keterlambatan distribusi disebut jadi penyebab utama kelangkaan yang berulang ini.

Ekonomi dan Logistik Terganggu

Pelaku usaha transportasi menilai krisis ini berdampak langsung: biaya operasional naik, distribusi barang terlambat, dan aktivitas ekonomi daerah terganggu.

Masyarakat mendesak pemerintah, regulator, dan Pertamina segera mengambil langkah darurat. Jika tidak ditangani, dampaknya diprediksi meluas ke sektor transportasi, logistik, dan perekonomian Sumut.

Hingga Selasa (9/6/2026), antrean panjang masih terpantau hampir setiap hari tanpa solusi yang dirasakan masyarakat. (Roi)

Baca Juga  ‎Pabrik Swallow di Jalan Yos Sudarso Medan Deli Ludes Terbakar ‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *