MedanNasionalSumut

PAD Kota Medan Jadi Sorotan, Pejabat Bapenda Terbang ke Bali: Cuti atau Dinas? ‎

×

PAD Kota Medan Jadi Sorotan, Pejabat Bapenda Terbang ke Bali: Cuti atau Dinas? ‎

Sebarkan artikel ini
PAD Kota Medan Jadi Sorotan, Pejabat Bapenda Malah Terbang ke Bali ‎
foto/ist.

Medan, (danews.id) – Belum reda sorotan publik terkait temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan sebesar Rp10,35 miliar yang belum masuk optimal ke kas daerah, kini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan kembali diterpa isu miring.

Informasi keberangkatan ini sebelumnya juga  diberitakan 1kabar.com yang menyebutkan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian bersama empat orang kepala bidang (Kabid) diketahui berangkat ke Bali selama sepekan.

Keberangkatan disebut sebagai bentuk “reward” dari Bank Sumut. Mereka bertolak dari Bandara Internasional Kualanamu menggunakan maskapai Garuda Indonesia sekitar pukul 10.40 WIB, Senin (08/06/2026).

Redaksi sudah konfirmasi ke Bapenda Kota Medan dan Bank Sumut. Hingga berita ini tayang, keduanya belum memberikan jawaban resmi status keberangkatan: cuti, dinas, atau lainnya masih tanda tanya.

‎Sorotan pun datang dari pengamat dan pemerhati kebijakan publik, Elfanda Ananda. Ia menilai keberangkatan tersebut kurang tepat dilakukan di tengah kondisi Pemerintah Kota Medan yang sedang gencar mengejar target PAD sekaligus menjalankan efisiensi anggaran.

‎“Kita tidak menyalahkan keberangkatannya, namun sangat disayangkan waktunya. Saat ini Pemerintah Kota Medan sedang fokus mengejar ketertinggalan PAD. Seharusnya tugas utama Bapenda dalam meningkatkan PAD lebih diprioritaskan,” ujar Elfanda, Senin (08/06/2026).

‎Kritik serupa juga disampaikan Ketua Forum Pemantau Aparatur Negara (FPAN), Reza Nasution. Ia menilai keberangkatan sejumlah pejabat penting Bapenda di tengah polemik PAD dan persoalan upah pungut kepala lingkungan dinilai tidak etis.

‎“Kita tahu saat ini persoalan PAD Kota Medan sedang menjadi sorotan. Kasus terakhir adalah tertahannya upah pungut 2.001 kepala lingkungan senilai Rp10,8 miliar dengan alasan target makro belum tercapai. Harusnya fokus mengejar target, bukan malah jalan-jalan. Bahkan empat Kabid penting ikut dibawa. Ini menimbulkan pertanyaan besar,” tegas Reza.

‎Menurutnya, meskipun keberangkatan tersebut disebut sebagai “reward” dari Bank Sumut, momentum dan jumlah pejabat yang ikut tetap menuai tanda tanya publik.

‎“Kalau memang reward, kenapa harus sekarang dan sampai membawa empat Kabid sekaligus ? Presiden RI H. Prabowo Subianto juga sudah menginstruksikan efisiensi anggaran. Maka publik berhak bertanya, apakah keberangkatan ini cuti atau perjalanan dinas? Kalau cuti, apakah memungkinkan empat Kabid sekaligus mengambil cuti selama satu minggu bersamaan dengan kepala badan?” lanjutnya.

‎Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan dari narasumber internal, pejabat Bapenda Kota Medan yang diketahui berangkat ke Bali yakni:
‎1. Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian.

Baca Juga  Pemkab Tapanuli Utara Gilas Rakyat Proyek Pembangunan Jalan Lingkar Siborongborong Tanpa Ganti Rugi Tanah dan Tanaman

2. Kepala Bidang Hotel, Restoran dan Hiburan, Irvan Parlindungan Lubis.

3. Kepala Bidang Parkir, Reklame, Penerangan Jalan, Air Tanah Sarang Walet dan Retribusi, Ibrahim Mangara Laut.

4. Kepala Bidang BPHTB dan PBB, Sahlan Romadhon Nasution.

5. Kepala Bidang Pengembangan dan Perencanaan, Popy Maya Syafira.

‎Sementara itu, saat dikonfirmasi ke Kantor Bapenda Kota Medan di Jalan AH Nasution, sejumlah nama tersebut diketahui sedang tidak ada ditempat saat jam kerja. Hingga berita ini diterbitkan, Sekretaris maupun Kepala Bapenda Kota Medan belum memberikan keterangan resmi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *